Gas Melon Harus Tepat Sasaran

Gas Melon Harus Tepat Sasaran
CEK STOK: Satuan Reskrim Polres Majalengka bersama Dinas Perdagangan memonitoring ketersediaan dan harga elpiji 3 Kg di wilayah Majalengka, Rabu (9/9). ANWAR BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA
0 Komentar

MAJALENGKA-Satuan Resertse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Majalengka bersama Dinas Perdagangan melakukan monitoring di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE), agen dan pangkalan yang ada di Majalengka, Rabu (9/9). Upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan gas dan penyalahgunaan gas melon.
Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Siswo DC Tarigan bersama Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Majalengka Ucup Supriandi SSos terjun langsung melakukan pengecekan.
Kapolres Majalengka AKBP Bismo Teguh Prakoso melalui Kasat Reskrim mengatakan kegiatan ini untuk memastikan ketersediaan tabung gas elpiji 3 kg.
“Ini kami lakukan untuk memastikan pangkalan dan agen menjual sesuai harga yang ditetapkan pemerintah. Termasuk juga memastikan ketersediaan stok,” jelasnya.
Selain itu, menurutnya upaya monitoring dilakukan untuk mengantisipasi adanya pengambilan tabung gas elpiji dalam jumlah yang banyak (penimbunan) untuk dijual dengan harga tinggi yang dilakukan oleh para pelaku usaha (pengecer). Ia pun meminta penjual agar lebih teliti terhadap pembeli. Mengingat gas elpiji 3 kg ini diperuntukkan bagi warga kurang mampu atau berpenghasilan rendah.
“Karena penggunaan elpiji 3 kg harus tepat sasaran bagi keluarga yang tidak mampu, serta pasokan LPG 3 kg di wilayah Kabupaten Majalengka aman. Kondisi aman dalam artian tidak ada kelangkaan. Apalagi di saat pandemi covid-19, kita harus memastikan distribusi gas elpiji lancar dan normal serta tidak ada keterlambatan,” jelasnya. (bae)

0 Komentar