Klarifikasi Terkait Foto Keluarga Cirebon Indah yang Beredar

CIREBON – Foto keluarga Cirebon Indah beredar di media sosial dan dikaitkan dengan pasien positif corona virus (Covid-19) dari Kota Cirebon yang meninggal di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Foto tersebut beredar luas di masyarakat, hingga menjadi perbincangan dalam berbagai grup WA.

Atas hal tersebut, Tim Crisis Center Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kuningan memberikan klarifikasi. Melalui juru bicara yang juga Kepala BPBD Kuningan, Agus Mauludin.

Ia membenarkan terkait foto yang beredar itu tersebut adalah keluarga pengusaha toko yang dimaksud. Namun untuk caption (keterangan foto) yang ada di foto itu tidak benar. “Keluarga yang di Kuningan terakhir ketemu almarhumah tanggal 19 Maret, setelah itu langsung pulang ke Kuningan dan langsung melakukan isolasi mandiri,” jelas Agus, kepada Radar Kuningan, Minggu (12/4).

Untuk kematian pasien tanggal 6 April dan tanggal 10 April, lanjut Agus, keluarga dari Kuningan tidak ada yang menghadiri. Dikatakan, menurut informasi kedua jenazah tersebut langsung dikremasi setelah dipulasara di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, dan yang satunya di RS Pantai Indah Kapuk Jakarta.

“Pemeriksaan yang dilakukan petugas dengan APD lengkap adalah pemeriksaan kesehatan sebagai tindak lanjut dari berita yang beredar di masyarakat. Saat ini keluarga (kedua toko, red) dalam kondisi sehat,” tuturnya.

Menurut pengakuan keluarga, lanjut Agus, untuk yang meninggal tanggl 6 April, keluarga mengetahuinya berdasarkan informasi dari pihak RSHS Bandung setelah yang bersangkutan meninggal.

Sedangkan untuk yang meninggal tanggal 10 April, pihak keluarga sampai saat ini belum mengetahui penyakit penyebabnya. “Terkait isolasi mandiri yang dilakukan oleh Freddy, karena Pak Freddy pernah sakit demam dan kemudian sudah sembuh,” ujarnya. (muh)

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More