Muhammadiyah Lebaran Minggu, Salat Id di Rumah Masing-masing

CIREBON- PP Muhammadiyah telah memutuskan Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriyah jatuh pada Minggu (24/5). Hal itu ditentukan melalui metode hisab yang menjadi pedoman utama Muhammadiyah dalam menentukan penanggalan hijriyah.

Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Cirebon DR H Ahmad Dahlan MAg mengatakan Muhammadiyah sudah menentukan 1 Syawal 1441 Hijriyah jatuh pada hari Minggu (24/5). “Ya, kami (Muhammadiyah, red) sudah tentukan dan pastikan Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah jatuh pada Ahad (Minggu) 24 Mei,” ujarnya saat dikonfirmasi Radar Cirebon, Jumat (22/5).

Ahmad pun menjelaskan cara Muhammadiyah menetapkan penanggalan hijryah, khususnya penetapan hari raya. “Kita menetapkannya berdasarkan metode hisab, sedangkan rukyat hanya untuk penyempurna. Sehingga selama satu tahun ini kami sudah tentukan Hari Raya Idulfitri dan Iduladha,” tuturnya.

Terkait dengan pelaksanaan Salat Id, menurut Ahmad, PP Muhammadiyah sudah menyerukan agar warga Muhammadiyah untuk melaksanakannya di rumah masing-masing. “Karena PP menginginkan agar Muhammadiyah menjadi pelopor pencegahan penyebaran Covid-19, sehingga kita dilarang mengumpulkan orang banyak, termasuk Salat Id,” katanya.

Ahmad memastikan langkah pencegahan Covid-19 dengan tidak menggelar Salat Id dalam jumlah yang banyak itu sudah disosialisasikan. “Saya sudah menyerukan seluruh PCM di tingkat kecamatan untuk tidak menyelenggarakan Salat Id di masjid, musala, dan lapangan. Salat Id silakan dilaksanakan di rumah masing-masing,” tandas Ahmad. (den)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More