Syukuran Pemboran Sumur CMT-20, Pertamina EP Asset 3 Jatibarang Field Santuni Anak Yatim

INDRAMAYU– Pertamina EP Asset 3 Jatibarang menggelar acara syukuran pemboran sumur CMT-20 yang berlokasi di Desa Muntur, Kecamatan Losarang.

Acara syukuran ditandai dengan doa bersama dan penyerahan santunan bagi puluhan anak yatim sebagai wujud kepedulian perusahaan dalam berbagi kebahagiaan.

Karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk mengumpulkan masyarakat, acara syukuran dilaksanakan secara sederhana bertempat di aula kantor Desa Muntur.

Tak banyak yang diundang. Selain manajemen Pertamina EP Jatibarang Field, HSE Coordinator, turut hadir Kuwu Desa Muntur, Carudin, tokoh ulama, Bhabinkamtibmas, Babinsa beserta perangkat desa setempat.

Penyerahan santunan simbolis diserahkan Jatibarang Legal & Relation Assistant Manager, Ery Ridwan kepada 5 perwakilan anak yatim dengan tetap menerapkan protocol pencegahan Covid-19 yakni menggunakan masker dan menjaga jarak.

Dalam sambutannya, Ery Ridwan memaparkan, Pertamina EP sebagai salah satu Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas mendapatkan tugas untuk memenuhi amanah menjaga ketahanan energi Indonesia.

Salah satunya Pertamina EP di Lapangan Jatibarang, di tengah kondisi harga minyak dunia yang anjlok serta pandemik Covid-19 yang melanda, tetap konsisten menjalankan kegiatan pemboran sumur CMR NP-2 sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

Berkaca pada keberhasilan pemboran sumur CMR NP-1 pada bulan Desember 2019 lalu yang memproduksikan minyak bumi mencapai 736 Barrel Oil Per Day (BOPD) dan gas sebesar 3.7 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD), tanggal 4 Mei 2020 Pertamina EP Asset 3 kembali melakukan pengeboran di struktur Cemara Timur dengan nama sumur CMR NP-2 atau CMT-20.

Pertamina EP selaku perusahaan negara yang bergerak di bidang eksplorasi dan produksi migas memperoleh mandat dari pemerintah untuk meningkatkan cadangan minyak dan gas nasional melalui program pemboran, salah satunya pemboran sumur CMR-NP2 ini.

”Oleh karena itu, mari kita jaga proses pemboran ini agar bisa berjalan baik, mohon doanya dan dukungan aparat pemerintahan dan masyarakat agar pemboran ini dapat berjalan aman, lancar dan selamat sehingga menghasilkan hasil yang berkah berupa migas sebagai energi penggerak yang dapat dimanfaatkan seluruh masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Ery leanjutkan, progres kegiatan pemboran sumur pengembangan dengan nama CMT-20 ini akan berlangsung selama 51 hari dengan target perolehan minyak di kedalaman 2.885 m di bawah permukaan tanah menggunakan rig PDSI #15.3 N110-M dengan potensi menghasilkan minyak bumi berkisar 350 BOPD.

Sumur pemboran CMR-NP2 ini merupakan sumur pemboran eksploitasi pertama yang dibor oleh Pertamina EP Asset 3 di lapangan Jatibarang di tahun 2020 ini. Mengacu data yang diperoleh per 20 Mei 2020, rata-rata tahunan produksi minyak Pertamina EP Jatibarang Field saat ini mencapai 5.899 BOPD dan rata-rata tahunan produksi gas sebesar 44.68 MMSCFD. (kho/mid)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More