Air Sudah Sampai ke Pelanggan

muara-sungai-sukalila
Kondisi muara DAS Sukalila di Pesisir Kelurahan Panjunan, Senin (20/7). Foto: Okri Riyana/Radar Cirebon
0 Komentar

CIREBON – Pasca selesainya proses tapping inlet dan outlet reservoir 9.000 M3 ke jaringan distribusi utama (JDU), Perumda Air Minum Tirta Giri Nata (PAM TGN) memastikan Senin 20 Juli air sudah mengalir ke jaringan lingkungan. Bahkan, hingga pelanggan terjauh sekalipun.
Direktur utama PAM TGN, Sofyan Satari SE MM memaparkan, dalam waktu 14 hari sejak selesainya taping memang masih berlaku masa normalisasi.
Pihaknya mengerahkan petugas pengecekan jaringan untuk memantau proses pembuangan udara yang sebelumnya terperangkap di pipa-pipa saluran induk maupun saluran lingkungan.
“Dua hari ini normalisasi dan pemantauan sudah kita lakukan. Normalisasi sudah levelnya rumah ke rumah, kalau jaringan lingkungan sudah pada teraliri. Tapi, terus disurvei, sampai 4 hari ke depan, kita fokuskan masih rutin pembuang angin dan udara yang ada di saluran air,” kata Sofyan, kepada Radar Cirebon, Senin (20/7).
Pria yang akrab disapa Opang ini mengatakan, berdasarkan pengecekan petugas, aliran air sudah sampai ke jaringan yang lokasinya terjauh. Misalnya, sebelah utara jaringan terjauh hingga ke ka kawasan Klayan dan Pesisir, sebelah timur sampai ke Lobunta dan Mundu.
Kepastian pengecekan air sudah mengalir tersebut, dilakukan dengan cara melihat titik blow off (BO), dan air vent di jaringan lingkungan. Ketika dibuka sudah keluar air dengan tekanan yang cukup tinggi, sudah memancar dengan ketinggian lebih dari 50 sentimeter.
Titik BO, adalah valve yang sengaja disediakan pada jaringan distribusi air, untuk mengecek adanya aliran air sekaligus mengeluarkan udara yang terperangkap di dalam saluran jaringan.
BO biasanya berada di jaringan yang berada di pinggir sungai atau selokan, agar air yang terbuang langsung mengalir dan tidak menggenang ke jalan dan permukaan tanah.
Ada juga air vent, biasanya berada di jaringan saluran air yang menyebrang/melintas pada jembatan-jembatan. “Kalau yang di saluranya masih terdapat udara terperangkan, biasanya di air vent suka ada air yang memancar ke atas sambil nembak-nembak angin. Kalau sudah stabil itu udaranya sudah dikeluarkan semua,” ungkapnya.
Bahkan, dia mengklaim pasca pembukaan kembali aliran air setelah selesainya proses tapping inlet dan outlet reservoir, sejumlah pelanggan di beberapa wilayah merasakan aliran dan tekanan air relatif lebih besar. Karena terbantu proses normalisasi dan pembuangan udara terperangkap.

0 Komentar