Target Level Satu, Pasar Bima Berjubel

Target Level Satu, Pasar Bima Berjubel
SENJATA CAKRA: Bupati Indramayu Hj Nina Agustina SH MH CRA secara resmi melepas rombongan Kirab Pusaka sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-494 Kabupaten Indramayu di Pendopo Bupati, kemarin. ISTIMEWA
0 Komentar

Pasar dadakan di Kawasan Stadion Bima (KSB) Kota Cirebon terpantau ramai, Minggu pagi (10/10). Bahkan berjubel. Menimbulkan kerumunan. Kondisi itu berbanding terbalik dengan apa yang diupayakan pemkot. Agar Kota Cirebon turun ke PPKM level satu.ADE GUSTIANA, Cirebon
 
SEJAK pintu masuk utama Bima dari Jalan Brigjend Darsono pedagang sudah mulai terlihat di sisi kiri dan kanan jalan. Dari dua arah. Pun banyak kendaraan yang parkir di bahu jalan. Semakin membuat sempit akses jalan tersebut. Karena ramainya pedagang dan pembeli, juga jalan yang menyempit, membuat kendaraan yang melintas tersendat. Hal serupa terjadi sepanjang jalan di kawasan Bima. Hingga menuju pintu keluar ke Jalan Perjuangan.
Di kawasan itu juga banyak lalu-lalang orang. Baik yang sekadar jogging atau pesepeda yang melintas. Sejumlah kendaraan roda dua memelankan kendaraan. Lalu di antaranya mencari parkir terdekat.
Karena penasaran/tertarik terhadap barang yang dijajakan penjual pinggir jalan tersebut. “Setiap Minggu pagi selalu ke sini (Bima, red). Karena rumah juga dekat. Tujuannya olahraga sambil refreshing,” kata Khotimah, perempuan asal Karyamulya, Kota Cirebon.
Seperti diketahui, Kota Cirebon menargetkan turun ke PPKM level satu. Selain mempertahankan kondisi baik jumlah pasien positif aktif yang landai bahkan terus menurun. Sekretaris Daerah Kota Cirebon Drs H Agus Mulyadi MSi menargetkan Kota Cirebon zero kasus pada pekan-pekan ini.
Tapi, kata pria yang akrab disapa Gus Mul itu, prokes tetap harus dijaga. PPKM Kota Cirebon yang menduduki level dua dia merasa bersyukur. Di samping terus meningkatkan akselerasi vaksin. “Terutama untuk lansia, secara target jangka pendek kita bisa masuk level satu. Tapi secara jangka panjang kita ingin bisa melindungi seluruh masyarakat,” ungkapnya.Dikatakan, butuh kerja keras semua pihak agar lansia bisa divaksin. Di mana saat ini cakupan terhadap lansia 50 persen. Untuk mempermudah vaksinasi bagi lansia, pemkot telah mengatur strategi. Yaitu dengan mendekatkan lokasi vaksinasi. Dipusatkan di RW. Di baperkam atau di kantor kelurahan. Bahkan beberapa dilakukan dari rumah ke rumah (door to door).

0 Komentar